Sabtu, 02 Mei 2009

Burung - Burung Enggan Bernyanyi Lagi

Bising gergaji mengoyak sepi dari hutan
Pohon - pohon tumbang
Mobil - mobil besar menggendongnya
Tergesa - gesa ke kota
Gunung dan lembah luka parah
Kulitnya terkelupas
Erang sakitnya merambah ke mana - mana

Burung -burung kehilangan dahan dan ranting
Enggan beryanyi lagi
Bila pun ada tegur sapa di antara mereka
Tentulah pertanyaan yang menyesakkan
Kemana kita harus mengungsi ?
Pohon - pohon perdu dan melata itu
Bukanlah tempat tinggal yang ideal
Kita perlu gunung yang teduh
Lembah yang indah
Bukan yang luka parah begini

2 komentar:

  1. klo di buat prosa gimana gan

    BalasHapus
  2. Puisi nya bagus bangezz...

    ++Menunggu Kekasih++

    Kabut malam begitu petang
    Tanpa sinar cahaya rembulan
    Semilir angin dimalam itu
    Terhendus rintikan hujan
    Menyapa malam sunyi
    Terlihat sosok tergar berdiri
    Terlihat disamping jendela tanpa kaca
    Liat selengkapnya..............
    Puisi Lucu Di Buaian Ibu
    Puisi Menunggu Kekasih Kerinduan Mendalam
    Kumpulan Puisi Religi Cermin (renungan)

    Puisi Politik Suap Orang Sipil

    Puisi Katakan Cinta Seribu Cinta Milyaran Trilyunan
    Puisi Cinta Cita Kasih (Suryadi Acep Sunarya)

    BalasHapus